Diingatkan tentang mati…

Hari itu, sungguh menyenangkan buatnya

Dia bisa berkumpul dengan keluarganya di rumah

Senang rasanya bisa menjejakkan kaki di rumah sendiri

Dan bercanda dengan adiknya yang paling kecil

Hari-hari yang menyenangkan

Tapi entah mengapa dia jatuh sakit

Dokter tak bisa menolongnya

Dia divonis menderita penyakit yang mematikan

Hidup hanya 2 bulan lagi

Kematian ada di depan matanya

Sejak itu dia menemui semua sahabatnya

Dia meminta maaf atas kesalahan yang pernah dibuat

Karena hidupnya tak lama lagi

Karena tak akan berjumpa lagi dengan sahabatnya

Sampai akhirnya waktu habis

Saatnya ajal yang menjemputnya

Tapi dia tak mau

Dia belum siap

Sungguh dia belum siap dengan kematian

Dia masih ingin memiliki waktu di dunia ini

Karena teringat dengan dosa-dosa yang terdahulu

Dia ingin menghapus dosanya dengan hanya mencintai-Nya

Tapi Malaikat Izrail sudah menjemputnya

Cerita diatas hanyalah mimpi. Dia adalah aku. Mimpi yang mengingatkan arti sebuah kehidupan yang sebentar dan dunia yang fana. Ketika nyawa sudah ada di tenggorokan, maka pintu taubat sudah ditutup. Karena hidup tak mengenal siaran tunda.

Selamat Tinggal Masa Lalu

Jangan pernah sesali
Jangan pernah tangisi
Semuanya yang pernah terjadi

Sepenggal lirik dari lagu Andra and The Backbone yang isinya menyemangati diri kita agar terus melanjutkan perjuangan hidup walaupun jalan yang dilalui tak selamanya indah. Memang lagu ini bernuansa cinta, tapi aku anggap liriknya lebih dari sekedar percintaan belaka. Hidup ini tak selamanya indah. Terkadang berbeda dengan rencana yang sudah kita buat sebelumnya, walaupun menurut kita rencana tersebut begitu sempurna. Continue reading