Diingatkan tentang mati…

Hari itu, sungguh menyenangkan buatnya

Dia bisa berkumpul dengan keluarganya di rumah

Senang rasanya bisa menjejakkan kaki di rumah sendiri

Dan bercanda dengan adiknya yang paling kecil

Hari-hari yang menyenangkan

Tapi entah mengapa dia jatuh sakit

Dokter tak bisa menolongnya

Dia divonis menderita penyakit yang mematikan

Hidup hanya 2 bulan lagi

Kematian ada di depan matanya

Sejak itu dia menemui semua sahabatnya

Dia meminta maaf atas kesalahan yang pernah dibuat

Karena hidupnya tak lama lagi

Karena tak akan berjumpa lagi dengan sahabatnya

Sampai akhirnya waktu habis

Saatnya ajal yang menjemputnya

Tapi dia tak mau

Dia belum siap

Sungguh dia belum siap dengan kematian

Dia masih ingin memiliki waktu di dunia ini

Karena teringat dengan dosa-dosa yang terdahulu

Dia ingin menghapus dosanya dengan hanya mencintai-Nya

Tapi Malaikat Izrail sudah menjemputnya

Cerita diatas hanyalah mimpi. Dia adalah aku. Mimpi yang mengingatkan arti sebuah kehidupan yang sebentar dan dunia yang fana. Ketika nyawa sudah ada di tenggorokan, maka pintu taubat sudah ditutup. Karena hidup tak mengenal siaran tunda.

Author: auliaafifhuda

Muslim

2 thoughts on “Diingatkan tentang mati…”

  1. tapi sebenernya mengingat mati itu nikmat, lho..
    beban hidup jadi ringan karena ingat bahwa nilai IPK ngga bakal ditanya saat di-interview oleh penjaga kubur :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s