Berkata baik atau diam

Berbicara itu memang tidak memerlukan energi yang besar.

Bisa secepat kilat seperti lepasnya anak panah dari busurnya.

Semakin banyak bicara maka semakin banyak peluang tergelincir.

Semakin banyak peluang tergelincir maka semakin banyak peluang dosa.

Semakin banyak peluang dosa maka akan semakin menjauh dari Allah.

Maka berbicara harus berhati-hati.

Kejujuran dalam berbicara itu penting.

Sering merubah-rubah perkataan dapat menjatuhkan izzah dirinya sendiri.

Dan itulah para pembohong, karena tidak konsisten dengan ucapannya.

Bukan untuk mendapat sanjungan orang, bukan untuk membuat orang tertawa riang, dan bukan untuk menyakiti orang. Tapi ucapan kita selayaknya hanya untuk memperoleh ridha Allah.

“Berkata baik atau diam”.

masih terus belajar

Author: auliaafifhuda

Muslim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s