Ayah

Anakku! Ambillah bekal di dunia. Jangan kau terlalu menolaknya, agar kau tidak menjadi beban bagi manusia.

(Luqman Hakim as)

Ayah tidak memberitahuku bagaimana cara untuk hidup. Dia hidup dan membiarkan aku melihat bagaimana dia melakukannya.

(Clarence Budington Kelland)

Sungguh aku akan tambahkan shalatku karenamu, agar aku selalu dijaga (Allah) untukmu.

(Said bin Musayyib)

Yang ayah wariskan kepada anak-anaknya bukan kata-kata atau kekayaan, tetapi sesuatu yang tak terucapkan.

(Will Roger S)

Lebih baik dicaci semua orang daripada dibenci anak sendiri.

(Richard Henry Dana)

Anakku, janganlah jadikan dirimu lebih lemah dari ayam jantan ini. Ia bersuara di waktu sahur, sedang kamu tidur pulas di atas kasurmu.

(Luqman Hakim as)

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi dengan teman-teman mereka. Karena dia tahu, itu adalah akhir dari masa kecil mereka.

(Phyllis Hobe)

*Mengutip kutipan dari majalah Tarbawi edisi Ayah punya caranya sendiri dalam mencintai kita*

Author: auliaafifhuda

Muslim

4 thoughts on “Ayah”

  1. Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
    Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu
    ~ada band.

    salam kenal.. berkunjung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s